Buku Digital
Moderasi Beragama
Semua umat beragama berpotensi tergelincir, terjerumus, terperosok dalam 2 kemungkinan kutub ekstrim dalam menyikapi teks-teks keagamaan. Ada dua yang harus dimoderasi yakni cara menyikapi teks yang hanya bertumpuh pada teks semata tanpa melihat konteks yang membuat cara orang beragama berlebihan, melampaui batas dan yang kedua adalah menafsirkan teks bebas tanpa batas dalam menginterpretasi teks-teks keagamaan, yang terlalu mendewakan akal, nalar atau pikiran. Inilah yang perlu di moderasi, harus dibawa ke tengah dimana tengah mengandung nilai adil dan berimbang, tidak condong ke salah satu kutub yang ekstrim.
"Yang perlu dimoderasi bukan ajaran agamanya tetapi pemeluknya"
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Jalan Menuju Moderasi : Modul Penguatan Moderasi Beragama Bagi Guru | id | |
| Peta Jalan Penguatan Moderasi Beragama Tahun 2020-2024 | id |